Usaha ( memiliki usaha yang kita gawangi atau pimpin sendiri) memang menjadi impian semua orang tapi untuk mewujudkannya adalah bukan hal yang mudah tetapi bukan pula hal yang sulit.
Apalagi merubah mindset dari seorang pekerja menjadi seorang pengusaha , sekali lagi bukan hal yang mudah tapi tidak juga sulit.
Artinya tidak gampang menyakinkan diri kita sendiri untuk mewujudkan keberanian yang sedang tumbuh dalam fase rencana.

Biasanya selalu berhitung dan mencocokan kenyataan dan perencanaan,dan disinilah biasanya kita terjebak dengan hitungan yang berujung dengan ketakutan yang notabene ketakutan itu adalah milik kita sendiri yang seharusnya kita mampu menaklukan apa yang kita miliki sendiri .

Ironis memang jika kita kalah dengan diri kita sendiri sebelum menaklukan orang lain dalam kancah bisnis.

Bagaimana bisa menghadapi kenyataan jika takut dengan bayangan ataupun mimpi yang jelas – jelas kita sadari.Banyak di antara kita yang tak pernah menyadari bahwa berstatus sebagai pekerja adalah juga sedang bertransaksi bisnis dengan orang lain. Sedangkan kalau kita bertransaksi bisnis atas nama perusahaan Cuma menghasilkan 0,sekian % dan jika bertransaksi atas nama sendiri akan mendapatkan 100% bahkan lebih.

Kenyamanan sebagai karyawan adalah berbeda jauh dengan Kenyamanan sebagai pemilik perusahaan sendiri.Tetapi cara pandang ini hanya akan bisa kita fahami apabila kita sudah mampu menyamakan presepsi dan pandangan tentang usaha sndiri.

Tetapi akan berbanding terbalik jika mental dan presepsi yang berbeda (yakni mental pekerja).
Mental pekerja baru akan sadar akan kekeliruan pandangan diatas jika pekerja sudah merasa lelah dan bosan sebagai pekerja dan jika setelahnya akan merasa telat walaupun rencana sudah dipendam sekian lama tetapi tetap membeku karena ketakutan dan ketidak percayaan diri sendiri.Dan biasanya akan selalu berkutat pada pertanyaan dan pendapat dalam diri sendiri , setelah telat katanya telat dan ujungnya adalah menyerah,.??!! Pertanyaannya adalah kapan akan ketemu ujung antara usaha dan rencana…???

Karena rencana tanpa usaha tidak akan pernah ketemu jawabannya tetapi sebaliknya usaha tanpa rencanapun masih bisa bertemu titik temunya.

Disini saya ingin tegaskan jika anda memiliki rencana untuk membuka usaha sendiri jangan terlalu berbelit dengan rencana karena semakin anda rencanakan maka akan semakin menjauh dari perwujudan rencana anda sendiri,bukankah kita memahami jika proses belajar adalah melakukan??? Dan setelah melakukan kita barulah akan merasakan bahwa ini salah atau kurang dan selanjutnya adalah membenarkan.

Maka selanjutnya adalah mengoreksi pada hasil yang telah kita lakukan.
Kuncinya adalah kerja keras dan pantang menyerah serta focus pada ketetapan serta pilihan hati kita.Tidak ada hal yang mudah dan gampang dalam mewujudkan suatu rencana dan usaha.

Tapi tidak juga sulit jika kita mampu mensiasati dan menguasai gejolak hati dan pikiran kita,fokuskan dan tetapkan pilihan anda untuk memajukan diri anda sendiri,keluarga,sanak saudara ,orang disekitar anda dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Dirgahayu Indonesia-kita , do'akan semoga negri kita segera lepas dari keterpurukan yang sudah terlalu lama.
Amin,